Wapres JK Minta Manfaatkan Potensi Usaha di Tiap Daerah

Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia | Jumat, 06/05/2016 03:19 WIB
Wapres JK Minta Manfaatkan Potensi Usaha di Tiap Daerah Wakil Presiden Jusuf Kalla menekankan pentingnya memanfaatkan potensi usaha di tiap daerah Indonesia. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan pentingnya memanfaatkan potensi usaha di tiap daerah Indonesia. Sebab kemajuan tiap negara tergantung pada usaha yang ada di daerah-daerah. Hal itu ia sampaikan dalam pembukaan '12th Indonesia Investment Week 2016' di Jakarta International Expo, Kemayoran, Kamis (4/5).

JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, mengatakan setiap potensi daerah yang ada harus ditingkatkan kualitasnya agar mampu bersaing dengan produk dari luar negeri. Namun para pengusaha di daerah ini mesti memiliki produk lebih bagus dan harga yang lebih murah.

"Padi atau jagung yang dihasilkan harus lebih baik kualitasnya dibandingkan yang lain, tapi harganya tidak terlalu mahal. Kalau sudah begitu yakinlah produk kita dapat bersaing dengan produk di luar negeri," ujar JK.


Apabila tak diiringi dengan peningkatan kualitas, kata dia, Indonesia akan kalah bersaing dengan negara lain. Terlebih struktur persaingan pasar di ASEAN kini semakin besar.

JK menyatakan, pemanfaatan potensi ini bisa menjadi ukuran kemajuan suatu daerah. Sebab kemajuan ini tak hanya diukur dengan kualitas mobil-mobil atau rumah dinas yang dipakai oleh orang atau pejabat di daerah, namun dari berkurangnya kemiskinan maupun pengangguran di daerah tersebut.

Hal inilah, menurut JK, yang bisa diperoleh dari pemanfaatan tiap potensi di daerah. "Itu faktor yang menentukan sukses atau tidaknya kita sekalian," katanya.

JK berharap seluruh kepala daerah dapat mendorong masyarakat mereka agar dapat berinovasi dan berkreasi guna menciptakan produk lokal supaya bisa mendatangkan investasi di daerah tersebut.

Dalam gelaran acara tersebut, ada sekitar 200 stand dari tiap kabupaten yang menawarkan produk dari daerah masing-masing. Rencananya acara ini akan digelar hingga 7 Mei mendatang. (obs/obs)