Christine Setyabudhi, Direktur Utama BCA Life mengungkapkan, produk anyar racikannya ini hadir untuk memenuhi kebutuhan rencana waris bagi keluarga Indonesia.
Produk ini ditawarkan kepada nasabah prioritas BCA, dengan dana kelolaan di atas Rp500 juta dan nasabah solitaire BCA, yakni dana kelolaan tak terhingga. Adapun, jumlah nasabah BCA mencapai 14 juta orang, sekitar 10 persen di antaranya merupakan nasabah (pengelolaan kekayaan) wealth management.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk ini, kata Christine, menawarkan pertanggungan masa depan anak dan keluarga dengan perlindungan jiwa hingga usia 99 tahun. Produk ini memberi pertanggungan sebesar 20 persen dari uang pertanggungan kepada nasabah yang terdiagnosa penyakit kritis.
Henry Koenaifi, Direktur BCA menambahkan, saat ini, nasabah prioritas dan solitaire BCA tercatat sebanyak 140.000 rekening. Sekitar 75 persen di antaranya memarkir dana mereka di obligasi dan surat utang terbitan pemerintah.
“Kami berharap, ragam produk wealth management seperti yang ditawarkan BCA Life ini akan mendorong pertumbuhan dana kelolaan wealth management di kisaran 10-15 persen di tahun ini. Saat ini, aset wealth management BCA berkontribusi sekitar 15 persen dari total aset BCA,” pungkasnya. (gir)