General Manager Marketing Operation Region III Pertamina, Jumali mengatakan, pertumbuhan BBM yang disalurkan per hari (Daily Objective Throughput/DOT) di Provinsi Jawa Tengah akan meningkat 62 persen dari rata-rata 7.800 kiloliter (KL) per hari menjadi 12.600 KL sejak H-15 hingga H+15.
Proyeksi tersebut merupakan yang tertinggi di antara 24 provinsi lain yang diamati Pertamina selama masa lebaran tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia melanjutkan, daerah Jawa Tengah juga akan semakin ramai karena masyarakat masih penasaran untuk menjajal tol Cipali setelah dibuka tahun lalu.
"Selain itu, kami harap dalam proses distribusi, khususnya bagi truk-truk pengangkut BBM, agar bisa masuk jalur mudik dan diberi pengawalan agar BBM ini bisa cepat tersalurkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Mobil tangki ini krusial dan kami juga akan mengoperasikan terminal BBM selama 24 jam untuk ini," jelasnya.
"Tapi secara umum, dari tahun ke tahun kami melihat peningkatan konsumsi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta,” katanya.
Sebagai informasi, Pertamina memprediksi rata-rata konsumsi harian Premium akan melonjak 15 persen dari 71.906 KL menjadi 82.496 KL pada H-15 hingga H+15 hari raya Idul Fitri. Sementara itu, konsumsi harian Pertamax dan Pertalite juga akan meningkat masing-masing sebesar 17 persen dan 43 persen dibandingkan hari biasa. (gir)