"Belum tahu, tapi di atas US$35 per barel tapi belum tahu pastinya," ujar Menkeu Bambang di kantornya, Jumat (10/6).
Bambang mengungkapkan, kenaikan harga minyak dunia tidak terlepas dari faktor ketersediaan minyak yang turun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, harga minyak mentah dunia tengah mengalami kenaikan. Berdasarkan harga acuan Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berada pada level US$50,56 per barel untuk pengiriman Juli setelah ditutup pada level tertinggi sejak Juli 2015.
Sedangkan, menurut patokan Eropa, harga minyak mentah Brent North Sea berada pada level US$51,95 per barel di bursa komoditas London, untuk pengiriman Agustus. (gir)