Rudi Laksmono, Dosen Program Studi Ketahanan Energi Universitas Pertahanan menilai bergabungnya Pertamina dan PGN akan membuat holding BUMN tersebut mampu bersaing dengan perusahaan pelat merah Malaysia, Petronas.
“Dengan menjadi lebih efisien, Pertamina-PGN bisa saling menutupi kekurangan-kekurangan yang ada selama ini sehingga mampu bersaing dengan perusahaan asing,” kata Rudi dalam riset, dikutip Senin (13/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keberadaan perusahaan holding juga akan mendorong efisiensi energi dari hulu ke hilir, serta meningkatkan kelincahan perusahaan energi nasional untuk berekspansi ke luar negeri," katanya.
Akses PGN ke Hulu
Khusus bagi PGN, keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dengan bergabung sebagai anak usaha Pertamina menurut Pakar Keamanan Energi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Dirgo D. Purbo adalah mendapat akses langsung ke sumber energi gas yang dikelola Pertamina.
"PGN sebagai perusahaan yang posisinya sebagai distribusi gas akan mendapatkan akses langsung dengan sumber energi dan ini tentunya memberikan keuntungan karena biaya operasional bisa dihemat sampai 30 persen,” kata Dirgo.
PGN sejauh ini telah mendistribusikan lebih dari 800 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) gas bumi, dan mentransmisikan 840 MMSCFD gas bumi, melalui jaringan pipa distribusi dan transmisi sepanjang 5.900 km.
Menurut Dirgo, Pertamina dan PGN memiliki aset operasional yang sama seperti fasilitas operasi, perlengkapan (inventory), dan sistem kontrol. Dengan penggabungan aset operasional tersebut, maka faktor gangguan pasokan (disruption) non teknis akan berkurang karena Pertamina di hulu dan PGN di hilir akan dioperasikan dalam satu manajemen.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memutuskan menjadikan Pertamina sebagai induk usaha BUMN di sektor energi. PGN akan menjadi salah satu anak usaha holding BUMN energi tersebut. Kementerian BUMN menargetkan pembentukan holding BUMN energi bisa dituntaskan pada tahun ini dan saat ini masih mendiskusikan mekanisme penggabungan PGN ke Pertamina. (gen)