"Yang mau IPO ada dua, tapi tanggal pastinya tidak tahu," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat, Jumat (1/7).
Lebih lanjut, ia menyatakan, nilai saham yang akan dilepas dua perusahaan tersebut ke publik tidaklah besar. Protech akan melepas 160 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp100 dan harga saham Rp190 per lembar. Sehingga, Protech akan meraup dana sebesar Rp30,4 miliar dari gelaran IPO nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua perusahaan tersebut membuat jumlah perusahaan yang IPO tahun ini sebanyak 8 emiten. Kendati masih sedikit, Samsul menyatakan optimistis target BEI terkait total perusahaan yang akan IPO mencapai 35 hingga akhir tahun 2016.
Ia mengatakan jajarannya terus melakukan berbagai upaya agar target tersebut terpenuhi, salah satunya dengan membangun Pusat Informasi Go Public.
Melalui Pusat Informasi Go Public, BEI berharap pemilik perusahaan dapat lebih mudah mendapatkan informasi tentang tata cara go public.
Selain itu, BEI juga terus melakukan rapat untuk diskusi bersama perusahaan-perusahaan yang belum go public.
"Kami ada one on one meeting, kami ajak bicara untuk diskusi," tuturnya.