Direktur Aneka Gas Industri, Rachmat Harsono mengatakan kendati menetapkan besaran maksimal, perusahaan masih mengkaji total jumlah lembar saham yang akan dilepas.
"Jumlah sahamnya masih belum fix, kan sebesar-besarnya. Jadi bisa lebih rendah juga," ucap Rachmat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, proses book building dan roadshow akan dilaksanakan setelah perusahaan melakukan paparan publik (public expose) pada Agustus mendatang.
Dengan rencana tersebut, perusahaan menargetkan dapat resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada September mendatang.
Sayangnya, Rachmat enggan mengungkapkan target raihan dana dari hasil IPO dan tujuan ekspansi dari dilakukannya IPO ini.
"Kami masih belum bisa informasikan hal itu," tuturnya.
Untuk diketahui, perusahaan terakhir yang melantaikan sahamnya di Bursa Efek Indonesia adalah PT Capital Financial Tbk (CASA). Perusahaan bakal menggunakan dana hasil raupan penawaran umum perdana untuk menyuntik anak usaha di bidang asuransi jiwa.
Dengan melepas saham perdana ke publik, Capital Financial resmi menjadi emiten ke-10 yang melantai di BEI pada tahun ini dan emiten ke 531 yang tercatat di BEI secara keseluruhan.