Sayangnya, hingga memasuki bulan ke delapan, perseroan baru mengantongi kontrak baru sebesar Rp22,73 triliun atau 43 persen dari target tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Steve mengatakan, perseroan juga sampai saat ini masih melaksanakan kontrak proyek yang diperoleh pada tahun lalu, senilai Rp33,2 triliun. Apabila dijumlahkan dengan target tahun ini yang sebesar Rp33,2 triliun, maka pada akhir Desember total kontrak baru yang dikantongi WIKA diharapkan menembus Rp86 triliun.
"Ini bisa lebih dari terget laba perusahaan sebesar Rp750 miliar, paling tidak bisa melebihi sekitar Rp200 miliar jadi ya laba bersih yang kami dapat akhir tahun mungkin mencapai Rp940 miliar," jelasnya.
Hingga saat ini, Wika belum mengeluarkan laporan kinerja keuangan kuartal II 2016. Hal ini disebabkan perusahaan masih dalam tahap audit. (ags)