Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, Pertamax Turbo menyasar pengguna mobil premium yang berdomisili di kota-kota besar Indonesia. Pada tahap awal, perusahaan telah melakukan uji pasar di delapan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di Jakarta.
Ke-delapan SPBU tersebut berlokasi di jalan MT Haryono, Jalan Pondok Indah, Jalan Rasuna Said Kuningan, Jalan Pramuka, Jalan Abdul Muis, Cikini, Jalan Yos Sudarso dan Pantai Indah Kapuk. Dwi mengklaim, animo masyarakat terbilang tinggi selama uji pasar berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Ahmad Bambang berharap, Pertamax Turbo akan mengganti Pertamax Plus yang memiliki kadar oktan 95. Meski memiliki kandungan RON lebih tinggi dibanding Pertamax Plus, namun harga Pertamax Turbo ditetapkan sama seperti harga jual Pertamax Plus saat ini yaitu Rp8.700 per liter.
Bahkan, perusahaan ingin Pertamax Plus enyah di SPBU Jabodetabek dalam jangka waktu setahun mendatang.
Incar Eropa
Lebih lanjut ia mengatakan, Pertamax Turbo sebelumnya sudah diluncurkan di Belgia dan menjadi bahan bakar resmi ajang Lamborghini Supertrofeo European Series pada 29 Juli 2016 lalu. Dengan harga 0,22 euro per liter, Ahmad mengklaim Pertamax Turbo adalah salah satu BBM dengan kadar emisi Euro 4 termurah di negara tersebut.
"Nanti setelah Belgia masuk, kami juga akan pasarkan di Italia dan Denmark," ujarnya. (gen)