Kesepakatan awal tersebut tertuang dalam Nota Perjanjiaan Kerjasama (MoC) yang diteken Senior Vice President Upstream Development and Production Petronas Mohamad Johari Dasri dan Senior Vice President Upstream dan Development Pertamina Denny S. Tampubolon.
“Rencana kerjasama ini dilakukan untuk menghadapi tantangan harga minyak dunia yang masih rendah saat ini,” kata Johari, Selasa (23/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semester I 2016 masa sulit bagi Petronas," kata Chief Executive Officer Petronas Wan Zulkiflee Wan Ariffin, dikutip dari Business Insider, Selasa (23/8).
Wan Zulkiflee menuturkan, volatilitas harga minyak tidak akan menghambat upaya manajemen memperbaiki kinerja perusahaan. Salah satu cara yang diambil adalah dengan melakukan efisiensi operasional bisnis Petronas.
Petronas di awal tahun ini berencana mengubah struktur bisnis dengan memutus hubungan kerja 1.000 karyawannya di seluruh dunia.