Erick mengaku bersama saudaranya Garibaldi Thohir memiliki sekitar 30 aset di luar Indonesia. Sebagian harta tersebut merupakan kepemilikan saham di perusahaan asing.
Menurut Erick, kendati merintis bisnis dari Indonesia, namun pengusaha dan perusahaan nasional juga perlu melakukan ekspansi. Misalkan, pengusaha yang mengincar pasar baru di Nigeria atau Brazil, tentu harus membangun pabrik di negara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, Presiden Inter Milan yang juga pemilik 30 persen saham klub sepakbola di Liga Italia tersebut meminta pemerintah dapat memahami mengapa sebagian pengusaha Indonesia memilih untuk mempertahankan asetnya di luar negeri.
"Saya dan Pak Boy (Boy Thohir) kalau investasi di luar kami punya partner. Tidak mungkin kami paksa partner itu buka PT (perusahaan terbatas) di Indonesia, kecuali bikinnya di Indonesia," kata Erick. (gen)