Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP), dana repatriasi yang mengalir masuk ke Indonesia baru sebesar Rp137,08 triliun. "Menurut saya, (realisasinya) masih sangat minim. Dalam catatan kami pun belum ada yang masuk dengan jumlah signifikan," ujar Direktur Utama Aberdeen Asset Management Sigit Wiryadi, Selasa (4/10).
Namun demikian, Sigit memprediksi, aksi repatriasi dana, terutama harta-harta dalam jumlah besar bakal ramai terjadi pada akhir periode ketiga amnesti pajak, yaitu Maret 2017. Hal ini dikarenakan masyarakat masih ingin mencari tahu lebih banyak informasi terkait amnesti pajak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, ia menjelaskan, masalah administrasi juga menjadi penghambat para WP untuk menarik pulang asetnya yang selama ini diparkir di luar negeri.
Saat ini, Aberdeen menjalin kerja sama dengan PT Mandiri Sekuritas dalam pemasaran produk reksa dana. Melalui kerja sama ini, Mandiri Sekuritas akan menawarkan produk-produk investasi yang beragam dari Aberdeen kepada investor Indonesia. Dengan demikian, produk Aberdeen dapat diperoleh melalui jaringan Mandiri Sekuritas.
Sigit menambahkan, momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperbaiki iklim usaha dan mengundang investasi diharapkan dapat mendorong jumlah investor domestik dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia. (bir)