Nini Sumohandoyo, Kepala Departemen Komunikasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengatakan, ada peningkatan sebesar 16,3 persen jumlah agen asuransi jiwa berlisensi di Indonesia.
"Jumlah tenaga pemasar asuransi jiwa berlisensi tumbuh 16,3 persen menjadi 520.281 orang atau meningkat dibanding kuartal yang sama tahun lalu dengan jumlah tenaga pemasar 447.407 orang," ujarnya, Jumat (18/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping penjualan produk melalui kanal keagenan, Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim menargetkan, distribusi penjualan melalui bancassurance meningkat tahun depan. Per kuartal III, bancassurance memberikan kontribusi sebesar 42 persen dari keseluruhan total pendapatan premi industri asuransi jiwa atau naik 32 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Ia berharap, melalui kontribusi tersebut target pendapatan industri asuransi jiwa tahun depan yang sebesar 20 persen bisa tercapai.
"Memang, kanal bancassurance jalur yang cepat sekali memberikan kontribusi. Kami lihat sekarang kan baru bank BUKU III dan IV yang bisa memasarkan bancassurance. Artinya, buku I dan II belom tercover, kami harus usahakan yang bank buku I dan II ini untuk menjual bancassurance," terang Nini.