Dalam catatan Forbes yang dirilis pada Kamis (1/12), total kekayaan 50 orang miliuner Indonesia mencapai US$99 miliar, lebih banyak 7,6 persen dibandingkan nilai 2015 sebanyak US$92 miliar.
Jika ditilik berdasarkan presentase kenaikan nilai harta, maka dalam daftar 10 besar taipan tersebut, Tahir memimpin perlombaan. Selama tahun 2016, bos Grup Mayapada ini merangsek naik dua tingkat dari posisi 10 ke nomor delapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, grup Mayapada bergerak di bidang keuangan, jaringan rumah sakit, dan real estate. Tak hanya itu, ia juga salah satu pemilik lisensi Forbes di Indonesia.
“Kekayaan mereka bertambah US$1,7 miliar dibandingkan 2015 lalu,” jelas keterangan resmi Forbes,.
Melonjaknya kekayaan dua bersaudara pemilik saham PT Bank Central Asia Tbk dan grup Djarum tersebut, diduga karena merepatriasi hartanya senilai US$13 miliar setara saham di BCA dari perusahaan offshore ke dalam negeri. Aksi tersebut diasumsikan karena keduanya ikut serta dalam program amnesti pajak pemerintah.
Pemilik grup Salim, Anthoni Salim menempati posisi yang sama di urutan tiga dengan kekayaan US$5,7 miliar. Harta Anthoni bertambah dibandingkan jumlah kekayaan tahun lalu sebanyak US$5,4 miliar. (gir/gen)