Sementara itu, harga SLC/Minas juga turun dari US$47,55 per barel pada bulan Oktober menjadi US$44,53 per barel pada bulan lalu.
Mengutip laman Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, penurunan harga minyak ini sejalan dengan pergerakan indeks harga minyak dunia. Pada bulan lalu, harga Brent (ICE) turun sebesar US$4,31 per barel sedangkan harga West Texas Intermediate (WTI) turun sebesar US$4,18 per barel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, laporan OPEC menyebut produksi minyak mentah Oktober mencapai 33,64 juta barel atau meningkat 0,24 juta barel jika dibanding bulan sebelumnya 33,40 juta barel per hari. Namun, permintaan minyak mentah tahun ini diprediksi akan turun dari 94,39 juta barel dari bulan sebelumnya 94,4 juta barel.
Poin terakhir yang mengakibatkan penurunan harga minyak adalah nilai tukar dolar dibanding negara-negara lainnya, yang menurunkan daya tarik atas komoditas berbasis dolar. (gen)