Analis Bahana Securities Leonardo Henry Gavaza menyatakan, sektor telekomunikasi malah meraup keuntungan dari hingar-bingar politik yang sedang terjadi saat ini, pasalnya orang-orang tidak hanya debat secara langsung untuk mendukung jagoannya.
“Peran sosial media sudah menjadi sangat penting untuk ajang kampanye dan menjatuhkan lawan-lawan politik,” jelasnya, Rabu (14/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Leonardo, hingga awal tahun depan, saham-saham sektor komunikasi masih sangat layak untuk dibeli. Pasalnya saat musim liburan seperti di Desember, orang-orang akan semakin aktif berkomunikasi atau saling berkirim pesan baik dengan cara konvensional ataupun dengan menggunakan jaringan data.
Ia menambahkan, Bahana Securities merekomendasikan pembelian untuk saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), saham PT Indosat Tbk (ISAT) dan saham PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Namun, di sisi lain, hal-hal yang bisa mempengaruhi kinerja ketiga perusahaan ini di antaranya regulasi yang masih berlarut-larut mengenai interkoneksi dan network sharing.
“Pasalnya, bila pemerintah membolehkan network sharing, akan mengurangi besaran laba yang bisa dikantongi oleh Telkom yang berasal dari luar Jawa untuk jangka menengah,” jelasnya.
Sebaliknya, kata Leonardo, Indosat dan XL Axiata akan memetik keuntungan dari ekspansinya di luar Jawa. Belum lagi masalah perang tarif antara Indosat dan XL Axiata di luar Jawa untuk meningkatkan pangsa pasar.
Prediksi Kinerja
Bahana memperkirakan akhir tahun ini, laba bersih Telkom akan naik sekitar 30 persen menjadi Rp20,06 triliun dari periode akhir tahun lalu sebesar Rp15,49 triliun. Pada 2017, laba Telkom diperkirakan naik sekitar 14 persen secara tahunan.
Adapun XL Axiata diprediksi membukukan rugi bersih sebesar Rp247 miliar pada akhir tahun ini, naik dibandingkan tahun lalu yang membukukan rugi sebesar Rp25 miliar. Pasalnya, beberapa pos beban mengalami kenaikan seperti beban pegawai dan marketing, sementara itu pendapatan menurun.
“Namun, dengan berbagai kebijakan dan kondisi yang menguntungkan, XL Axiata diperkirakan akan mebukukan laba bersih sebesar Rp345 miliar pada 2017,” jelas Leonardo. (gir/gen)