Berdasarkan prospektus perusahaan yang dikutip Rabu (21/12), penerbitan saham baru ini masuk dalam rangkaian Penawaran Umum Terbatas I (PUT I). Rencananya, perusahaan akan melepas sebanyak-banyaknya 40,59 miliar saham baru dengan harga penawaran Rp101 per saham.
Nantinya, setiap pemegang lima saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 9 Maret 2017 pukul 16.00 WIN berhak atas 597 HMETD, di mana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru seri B.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun, perusahaan akan menggunakan dana yang diraup dari rights issue untuk mengambil alih saham PT Hokindo Properti Investama (HPI) sebesar 99,99 persen. Untuk itu, perusahaan akan menggunakan 97,28 persen dana rights issue atau sebesar Rp3,94 untuk mengambil alih HPI.
Sebelumnya, perusahaan juga sudah mengumumkan untuk menerbitkan rights issue. Terakhir, perusahaan berencana menerbitkan rights issue pada bulan Juni dengan menargetkan dana raihan sebesar Rp7,5 triliun dan melepas 28,39 miliar saham senilai Rp265 per saham.
Penerbitan yang direncanakan pada Juni tersebut merupakan rencana lanjutan dari sebelumnya yang gagal karena tak mendapatkan izin efektif OJK. Perusahaan ini sempat menargetkan raupan dana hingga Rp8,1 triliun sebelum akhirnya diturunkan menjadi Rp7,5 triliun, dan kini diturunkan kembali menjadi hanya Rp4,1 triliun. (gir)