"Kami berkemungkinan menjadi badan usaha yang ikut serta mengelola proyek Patimban, ini tapi tetap ada rapat selanjutnya, tapi kami siap," ucap Direktur Utama Pelindo, Evelyn G. Massasya, kemarin.
Elvyn menjelaskan, proyek Patimban ini akan bekerja sama dengan badan usaha di Jepang. Dengan kata lain, proyek Patimban kurang lebih sama dengan Pelabuhan New Priok, di mana Pelindo II bekerja sama dengan PSA International (Port of Singapore Authority).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total yang akan diperhatikan itu diharuskan badan usaha memiliki 10 persen atau Rp4 triliun, itu kami 51 persen, mitra 49 persen karena ketentuannya untuk pengelolaan di Indonesia kami harus lebih besar," jelas Evelyn.
Ia menargetkan proyek tersebut dapat dibangun pada kuartal III 2017. Namun, pihaknya masih akan membahas batas dari kerja sama ini. Pihaknya belum menentukan apakah kerja sama ini hanya sebatas pengoperasian atau sekaligus konstruksi.
"Operasi pasti, yang sedang kami bicarakan konstruksi seperti apa," jelas Budi. (gen)