Sejak mendapatkan izin penambangan dan izin lingkungan baru dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada 23 Februari 2017 lalu, Semen Indonesia bergegas merampungkan pembangunan pabriknya di Rembang.
Selama sepekan ini, proyek pembangunan pabrik Semen Rembang telah dinyatakan rampung 100 persen, sehingga pabrik pun siap untuk beroperasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau untuk proyek pembangunan sudah rampung 100 persen. Sekarang ini kita terus trial atau uji coba produksi meski materialnya sementara pakai material yang didatangkan dari Tuban,” kata Heru, Kamis (16/3).
Sampai Desember 2017, Heru memperkirakan pabrik yang dibangunnya bisa mencapai produksi 1,9 juta ton per tahun. Angka ini sendiri merupakan 60 persen dari kapasitas produksi pabrik Rembang sebanyak 3 juta ton per tahun.
(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Beberapa warga di Pegunungan Kendeng, mengaku khawatir dengan kerusakan alam yang terjadi atas penambangan pabrik Semen Rembang. Namun, manajemen menjawabnya dengan membangun embung atau sumber air di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang yang sementara masih bersumber dari air hujan.
Tak hanya itu, Semen Indonesia juga telah menyelesaikan pipanisasi air bersih yang langsung ke sejumlah rumah warga sehingga warga tidak perlu takut dan khawatir kesulitan mendapatkan air bersih.
(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)