Kemenhub Tambah Kapasitas Angkutan Subsidi Mudik Lebaran

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Selasa, 04/04/2017 05:41 WIB
Kemenhub Tambah Kapasitas Angkutan Subsidi Mudik Lebaran Kemenhub akan membuat rute baru kapal roro tujuan Jawa Tengah dan Lampung dari Jakarta. Rute baru diharapkan menekan angka kemacetan dan kecelakaan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menambah kapasitas angkutan bersubsidi untuk menghadapi mudik libur lebaran yang jatuh pada Juni 2017.

"Yang paling penting, kami akan meningkatkan kapasitas angkutan bersubsidi baik untuk penumpang maupun motor. Kalau sekarang kami akan intensifkan kereta api, bus, dan kapal-kapal roro (roll on roll off)," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dikutip ANTARA, Senin (3/4).

Budi mengatakan, Kemenhub akan membuat rute baru kapal roro untuk tujuan Jawa Tengah dan Lampung dari Jakarta. Selain untuk mengurangi kemacetan, rute baru itu diharapkan dapat menekan angka kemungkinan kecelakaan dalam momentum sakral mudik.


Pemerintah juga akan meningkatkan program mudik gratis bagi penumpang dan motor. Program tersebut akan melibatkan Kemenhub, Kementerian BUMN, serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini sekaligus terkait program tanggungjawab sosial perusahaan-perusahaan pelat merah.

"Minggu depan, kami akan khusus bahas soal mudik gratis dan mudik untuk motor," kata mantan direktur utama PT Angkasa Pura II (Persero) tersebut.

Ia menjelaskan, Kemenhub serta pemangku kepentingan terkait akan secara menyeluruh melakukan persiapan. Ini sesuai arahan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang ingin agar masyarakat mendapatkan pelayanan signifikan saat momentum mudik lebaran.

Ia juga mengaku, telah mengidentifikasi titik-titik kemacetan yang mungkin mengalami masalah dalam arus mudik dan balik nanti, seperti ruas tol, bandara, pelabuhan hingga stasiun kereta.

"Kami mengidentifikasi di beberapa titik yang ada kemacetan, problem (masalah) atau sesuatu yang mesti ditangani secara serius, seperti di Brexit (jalan tol keluar Brebes), Bandara Soekarno Hatta, Pelabuhan Merak, dan Stasiun Senen," katanya.

Ia bertekad untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakat yang melakukan ritual tahunan tersebut.

"Pak Menko ingin sesuatu yang signifikan diberikan kepada masyarakat karena kami tahu itu hari sakral bagi masyarakat. Oleh karenanya, kami sebagai pelayan masyarakat harus memberikan service (pelayanan) yang baik," tutupnya.

Selain Budi Karya, rakor tersebut juga dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Sumarsono, termasuk perwakilan perusahaan pengelola transportasi.