Kepala BPS Suhariyanto menilai, menyusutnya jumlah penumpang domestik di Februari lalu lantaran bulan tersebut hanya berjumlah 28 hari, kalah dibandingkan Januari yang mencapai 31 hari sehingga realisasi jumlah penumpang menurun cukup tajam secara bulanan.
"Jumlah hari di Februari itu hanya 28 hari dibandingkan Januari yang 31 hari. Jadi, perbedaan tiga hari ini lumayan signifikan karena jumlah penumpang Jabodetabek dalam tiga hari saja capai 2,4 juta," jelas pria yang akrab disapa Ketjuk, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, untuk jumlah penumpang internasional juga tergerus sekitar 5,86 persen menjadi 1,27 juta penumpang di Februari 2017 dari sebelumnya, 1,34 juta penumpang pada Januari 2017. Jumlah ini naik secara tahunan sebanyak 11,58 persen dari sebelumnya 1,13 juta penumpang di Februari 2016.
Sedangkan untuk moda transportasi kereta api, penurunan jumlah penumpang mencapai 11,65 persen, dari Januari 2017 mencapai 30,95 juta penumpang menjadi 27,34 juta penumpang pada Februari 2017. Senada dengan dua moda lainnya, secara tahunan, jumlah penumpang kereta api meningkat 3,14 persen dari sebelumnya 26,51 juta penumpang.
"Ini karena termasuk hari yang lebih sedikit sehingga untuk penumpang KRL Jabodetabek, itu berkurang lumayan besar," terang Ketjuk.
Selain jumlah penumpang, angkutan barang untuk moda transportasi angkutan laut dan kereta api disebut Suhariyanto juga ikut melorot sepanjang Februari lalu.
"Untuk kapal barang, jumlah di Februari kemarin sebanyak 19,39 juta ton, itu turun 1,05 persen secara tahunan dan turun 9,19 persen secara bulanan," kata Ketjuk.
Tercatat, pada Januari 2017 jumlah angkutan barang melalui angkutan laut mencapai 21,35 juta ton dan pada Februari 2016 mencapai 19,59 juta ton.
Sementara untuk kereta barang, turun 12,08 persen menjadi 2,91 juta ton pada Februari lalu bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Namun, secara tahunan, jumlahnya meningkat 8,31 persen dari periode yang sama pada 2016 sebanyak 2,68 juta ton.
"Penurunan angkutan barang memang sejalan dengan penumpang karena jalannya bersamaan," imbuhnya.