"Dividen yang dibagikan ekuivalen dengan 98,2 persen laba bersih tahun 2016," tutur Presiden Direktur Sampoerna Mindaugas Trumpaitis dalam paparan publik di Hotel Ritz-Carton Pacific Place Jakarta, Kamis (27/4).
Sebagai catatan, tahun lalu produsen rokok A Mild ini membagikan dividen senilai total Rp10,4 triliun atau 99,9 persen dari perolehan laba bersih 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, laba kotor perusahaan meningkat 9,6 persen dari Rp21,76 triliun menjadi Rp23,85 triliun. Raihan laba bersih tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan sepanjang tahun lalu sebesar 7,18 persen dari Rp89, 1 triliun di tahun 2015 menjadi Rp 95,5 triliun.
Selain itu, beban pajak penghasilan juga membengkak 19,1 persen menjadi Rp4,24 triliun dari Rp3,56 triliun.
Tak hanya itu, jumlah liabilitas atau kewajiban perusahaan pada tahun lalu juga naik hingga 39,06 persen menjadi Rp8,33 triliun dari posisi sebelumnya Rp5,99 triliun.
Meski begitu, dengan kenaikan beban dan liabilitas tersebut, perusahaan masih mampu menumbuhkan total asetnya menjadi Rp42,5 triliun, naik 11,81 persen dari sebelumnya Rp38,01 triliun.