Head of Corporate Communication MAP Fetty Kwartati mengatakan, perusahaan mengawali pencapaian tahun 2017 dengan baik. Ke depan, lanjutnya, manajemen akan terus mengamati perkembangan yang terjadi, termasuk kondisi makro ekonomi yang terjadi di sekitar China, Amerika Serikat dan Eropa.
"MAP tetap optimistis, namun tetap berhati-hati menghadapi tahun 2017. Kami akan melanjutkan upaya perusahaan dalam membangun momentum dan fokus pada agenda pertumbuhan secara maksimal bagi merek-merek yang dikelola oleh MAP," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut membuat MAP mencatatkan laba kotor hingga Rp1,76 triliun, naik dari Rp1,5 triliun. Angka tersebut kemudian dipangkas oleh beban usaha sebsar Rp1,57 triliun, naik dari 1,37 triliun.
Menariknya, pada kuartal I tahun ini MAP mencatatkan keuntungan penghapusan/penjualan aset tetap dan properti investasi sebesar Rp456 juta, berbalik dari rugi penghapusan/penjualan aset tetap dan properti investasi senilai Rp289 juta.
Tak hanya itu, perusahaan juga mengalami penurunan drastis rugi bersih entitas asosiasi menjadi Rp4,1 miliar, dari Rp10,71 miliar. Hal itu masih ditambah lonjakan penghasilan bunga menjadi Rp13,5 miliar dari Rp4,26 miliar.
Dari sisi aset, per 31 Maret 2017 perusahaan mencatatkan nilai Rp10,75 triliun, naik tipis dari Rp10,68 triliun di akhir tahun 2016. Sementara, liabilitas atau kewajiban MAP mencapai Rp7,48 triliun, naik dari Rp7,47 triliun.