IGA yang diadakan oleh La Tofi School of CSR dengan dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menobatkan anak usaha PT Pertamina (Persero) sebagai penyabet lima kategori yang diadakan.
Pertama, kategori penyelamatan Sumber Daya Air oleh lapangan Rantau, lapangan Pangkalan Susu, lapangan Subang dan lapangan Lirik yang dikelola perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat, Kategori penghematan Energi dan penggunaan EBT yang diraih oleh lapangan Rantau, lapangan Lirik, lapangan Ramba, lapangan Subang dan lapangan Prabumulih. Kelima, Kategori mengembangkan keanekaragaman Hayati diraih oleh lapangan Subang, lapangan Lirik dan Pangkalan Susu.
“Perusahaan-perusahaan Indonesia perlu berinisiatif menciptakan program yang berkelanjutan sehingga bisa dinikmati seluruh lapisan masyarakat di negeri ini," ujar Imam dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (4/5).
Muhammad Baron, Public Relation Manager Pertamina EP mengatakan kegiatan perencanaan dan implementasi lapangan melalui studi pemetaan sosial sangat penting dalam kegiatan operasional perusahaan.
“Melalui pemetaan sosial, Pertamina EP bisa menciptakan program tepat guna, tepat sasaran dan sesuai karakter kondisi sosial budaya masyarakat yang beragam,” jelas Baron.
Tahun ini IGA award menerima proposal dan melakukan penilaian inisiatif CSR sebanyak 170 program dari 31 perusahaan yang berskala nasional baik BUMN maupun swasta, sembilan perusahaan di antaranya meraih penghargaan the best CSR program termasuk Pertamina EP.