BNI Incar Pangsa Pasar di Sektor Pelabuhan Capai 30 Persen

Yuliyanna Fauzi, CNN Indonesia | Minggu, 14/05/2017 15:18 WIB
BNI Incar Pangsa Pasar di Sektor Pelabuhan Capai 30 Persen Kerja sama antara BNI dengan Pelindo mencakup manajemen pembayaran tunai, penerimaan jasa kapal dan jasa barang, serta pelayanan keuangan di sektor pelabuhan (port service financing) bagi pengguna jasa kepelabuhanan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Negara Indonesia (BNI) berambisi memperluas pangsa pasar layanan perbankan perusahaan pada sektor pelabuhan hingga mencapai 30 persen. Untuk itu, BNI pun mengaku telah menggandeng PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I-IV dalam hal pengelolaan keuangan keempat BUMN pelabuhan tersebut.

Sekretaris Perusahaan BNI Kiryanto menjelaskan, kerja sama dengan Pelindo diberikan dalam bentuk manajemen pembayaran tunai, penerimaan jasa kapal dan jasa barang, serta pelayanan keuangan di sektor pelabuhan (port service financing) bagi pengguna jasa kepelabuhanan. Khusus untuk port service financing, menurut Ryan, pihaknya memberikan banyak program, mulai dari penyaluran kredit hingga kemudahan dalam pembayaran atas penggunaan jasa-jasa kepelabuhanan di Indonesia.

Port service financing yang kami siapkan ini memberikan banyak manfaat, antara lain bagi Pelindo, akan ada ketepatan atau kepastian pembayaran oleh pengguna jasa pelabuhan," ujar Kiryanto dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (14/5).


Adapun skema pembiayaan kepada pengguna jasa kepelabuhanan di Pelindo, dalam sistem port service financing, diintegrasikan dengan sistem penerimaan jasa kepelabuhanan.

"Bagi para pengguna jasa kepelabuhan, layanan kami ini dapat memperlancar cash flow usaha,” imbuh Kiryanto.

Disamping itu, menurut Ryan, melalui layanan manajemen pembayaran tunai, pembayaran dirancang sesuai dengan kebutuhan Pelindo dalam pengelolaan keuangan dan pembayaran secara host to host terintegrasi.

Tak hanya itu, BNI dan Pelindo juga mengembangkan fasilitas jasa keuangan berupa billing payment host to host, autocollection, autodebet collection melalui BNIDirect, layanan pembayaran ke pihak ketiga melalui BNIDirect, dan pembayaran pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui BNIDirect, serta layanan cash pooling melalui BNIDirect.

Untuk billing payment host to host, dapat dilakukan para pengguna jasa kepelabuhan melalui teller BNI, ATM atau mini ATM BNI hingga fasilitas internet banking BNI.

"Dengan sistem host to host, diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam hal pelaporan, monitoring transaksi dan rekonsiliasi di Pelindo I-IV serta memberi kemudahan pembayaran bagi pengguna jasa pelabuhan," terangnya.

Ke depan, BNI dan Pelindo, menurut Kiryanto akan terus membangun sistem layanan jasa keuangan di sektor pelabuhan yang terintergrasi melalui infrastruktur dan sistem teknologi, serta Sumber Daya Mineral (SDM) yang berkompetensi global. Dengan fasilitas layanan keuangan tersebut, BNI dan Pelindo optimis dapat mendukung program Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menekan waktu bongkar muat (dwelling time).