Menurut Agus, intervensi khusus yang akan dilakukan pemerintah adalah memastikan pasokan komoditas pangan, mulai dari produsen di tingkat petani, distribusi ditingkat pedagang, hingga sampai ke konsumen bisa berjalan dengan baik.
"Kelihatannya semua terjaga, bahkan ada bentuk-bentuk intervensi yang akan dilakukan untuk penyediaan pasokan di beberapa kota yang punya indikasi ada kenaikan," ujar Agus usai rapat koordinasi inflasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (26/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dia memastikan, intervensi yang dilakukan akan menyasar komoditas pangan strategis, seperti beras. Selain itu, sektor energi yang juga menjadi komponen utama bagi inflasi, akan turut diperhatikan oleh pemerintah.
"Jadi, sampai dengan Menteri Perhubungan, Menteri Perdagangan, dan juga Pertamina sampai dengan Bulog itu semua telah melakukan koordinasi. Kami akan bertemu lagi tanggal 8 Juni (untuk koordinasi)," jelas Agus.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku akan memperhatikan belanja atau pengeluaran pemerintah guna ikut menahan laju inflasi. Namun, dia tak menerangkan lebih jauh langkah-langkah apa yang akan ditempuhnya.