Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (6/6), Agung Podomoro menerbitkan notes senilai US$300 juta dengan bunga 5,95 persen yang akan jatuh tempo pada tahun 2024.
Notes tersebut telah diterbitkan oleh APL Realty pada 2 Juni 2017. Lebih lanjut, notes tersebut dicatatkan dan diperdagangkan Bursa Efek Singapura (SGX-ST).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rencana penerbitan obligasi ini akan memberikan dampak positif terhadap kondisi keuangan perseroan, antara lain beban keuangan yang lebih rendah," jelas perusahaan dalam keterbukaan informasi.
Dana hasil penerbitan notes setelah dikurang biaya-biaya sehubungan dengan rencana transaksi kepada pihak-pihak independen sebesar 1,3 persen adalah sebesar US$296,23 juta atau ekuivalen Rp3,98 triliun.
Pertama, kurang lebih sebesar 30 persen dari hasil bersih akan digunakan pelunasan obligasi Rp1,2 triliun yang berbunga 9,375 persen per tahun.
Kedua, kurang lebih 22 persen dari hasil bersih akan digunakan oleh perseroan untuk pembayaran sejumlah pinjaman bank sebesar Rp865,27 miliar yang berbunga 11,5 persen.
Sementara sisanya kurang lebih 48 persen akan digunakan oleh perseroan untuk menunjang kebutuhan pendanaan secara umum (belanja modal).