Dari total tersebut, secara rinci Kementerian Koordinator Bidang PMK diketahui mengajukan anggaran sebesar Rp382,1 miliar tahun depan. Menko PMK Puan Maharani mengatakan, pagu anggaran indikatif yang telah diajukan di 2018 ini hanya naik sedikit sekitar 0,15 persen jika dibandingkan pagu indikatif di 2017.
"Pagu indikatif yang diajukan di 2018 bertambah Rp 560 juta," kata Puan dalam rapat bersama Badang Anggaran RI, Kamis (8/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari anggaran tersebut juga akan dialokasikan kepada beberapa program prioritas seperti kesejahteraan rakyat, mulai dari pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan, pembangunan perumahan dan permukiman, penanggulangan kemiskinan, termasuk realisasi penyaluran Bantuan Lansung Non Tunai (BLNT) kepada 10 juta penerima.
Sementara itu, Menko Polhukam Wiranto menjelaskan, pihaknya mengajukan anggaran sebesar Rp283,6 miliar untuk dialokasikan ke beberapa program. Seperti koordinasi pemberantasan penyelundupan Rp5,5 miliar, koordinasi relokasi lapas Rp6 miliar, dan koordinasi kerukunan nasional Rp7 miliar.
"Anggaran di pagu indikatif menjadi Rp283,6 miliar, kami usul tambahan anggaran Rp60 miliar," kata Wiranto.