Secara keseluruhan, pemerintah telah menyediakan 1.920 bus bagi pemudik tahun ini. Total bus yang digunakan meningkat 292 bus atau 17,94 persen jika dibandingkan dengan total bus tahun lalu, yaitu 1.628. Selain itu, destinasi mudik juga bertambah sebanyak tujuh kota menjadi 84 kota dari sebelumnya 77 kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu terjadi kenaikan 29 persen. Jadi, sinergi BUMN begitu terasa," terang dia.
Lihat juga:BTN Jajaki Ambil Alih Danareksa Multifinance |
"Jadi, semoga tahun depan bisa dilakukan lebih awal lagi. Dipersiapkan lagi. Jadi, harapannya tahun depan masyarakat sudah lebih tahu," katanya.
Secara terpisah, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Setyarso mengatakan, meski pihaknya telah menggunakan sistem online untuk pendaftaran. Namun, masih ada masyarakat yang mendaftar secara manual. Hal ini dikarenakan belum semua masyarakat mengerti tentang teknologi.
"Kami buka juga secara manual, dibuka berdasarkan antrean yang datang. 10 persen yang daftar langsung ke kita," jelas Budi.
Adapun, dana yang digunakan 28 BUMN untuk program mudik gratis ini berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR). Sementara, Jasa Raharja sudah menganggarkan sebagai bentuk minimalisir kecelakaan lalu lintas.
Lihat juga:Pemerintah Rampungkan Revisi PP BUMN |
Sekadar informasi, terdapat total 11 kereta yang memiliki 85 gerbong, 18 kapal, dan 24 pesawat. Sementara, total penumpang bus sebanyak 99.576 pemudik, kereta sebanyak 6.264 pemudik, kapal 11.015 pemudik, dan pesawat sebanyak 1.245 pemudik.