Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan, hal ini terlihat pada laju IHSG yang berada di teritori negatif sepanjang perdagangan kemarin. Untungnya, kondisi itu tidak membuat IHSG ditutup melemah.
"Kondisi IHSG yang masih labil memberikan pandangan masih adanya potensi pelemahan dan rentan kembali melemah jika terkena sentimen negatif maupun minim sentimen," papar Reza dalam risetnya, Rabu (26/7).
Maka dari itu, aksi beli oleh pelaku pasar diharapkan memberikan energi pada pergerakan IHSG. Menurutnya, IHSG sedang menuju level support di area 5.792-5.769.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa emiten minyak yang menarik bagi pelaku pasar, misalnya PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang direkomendasikan beli (buy) selama harga saham diatas Rp2.550 per saham. Selain itu, Reza juga merekomendasikan buy untuk PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) bila harga tidak dibawah dari Rp6.400 per saham.
Sementara itu, analis Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya menyebut, IHSG masih berada dalam tren kenaikan bila dilihat dalam jangka panjang. Dengan begitu, pelaku pasar dapat melakukan akumulasi beli jika terjadi koreksi wajar di pasar.
"Koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian untuk saham saham berkapitalisasi besar, tentunya dengan strategi yang dirasakan nyaman bagi masing investor," kata William dalam risetnya.
Menurutnya, IHSG akan menguat didorong oleh kondisi perekonomian dan rilis laporan keuangan emiten semester I 2017. Wiliam memprediksi, IHSG bergerak dalam rentang support 5.758 dan resistance 5.876.