"Realisasi bongkar muat yang cukup signifikan disebabkan melonjaknya arus barang ekspor dan impor, seperti bungkil, karet, baja, BBM, gula pasir, gandum, pupuk curah, dan semen di pelabuhan Belawan, Dumai, Lhokseumawe, dan Gunung Sitoli," tutur Bambang Eka Cahyana, Direktur Utama Pelindo 1, dalam siaran pers, Minggu (3/9).
Menurut Bambang, melalui peningkatan kualitas layanan secara terus menerus menerus, pertumbuhan positif trafik kunjungan kapal juga akan diikuti pertumbuhan kinerja operasional secara signifikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peningkatan tersebut setara dengan 70.985.837 GrossTone atau meningkat 11,93 persen dibandingkan pencapaian tahun lalu sebesar 63.418.907 GT.
Untuk meningkatkan pelayanan dan antisipasi pertumbuhan bisnis di masa depan, perseroan pelat merah ini juga sedang membangun terminal petikemas Pelabuhan Belawan untuk fase II sepanjang 350 meter, di mana pembangunannya saat ini telah mencapai 30 persen.
Progres pembangunan perpanjangan terminal petikemas ini ditargetkan mencapai 50 persen pada akhir 2017 dan rampung pada tahun 2018.
Lihat juga:Tahun Depan, Maluku Tambah Tiga Bandara Baru |
Pelabuhan Kuala Tanjung yang diproyeksikan menjadi pelabuhan terbesar dan menjadi hub internasional di kawasan barat Indonesia ini akan dikembangkan bertahap hingga 2023 mendatang dan nantinya akan memiliki kapasitas hingga mencapai 20 juta TEUs.