BRI Pastikan Seluruh Jaringan ATM Telah Pulih
CNN Indonesia
Minggu, 10 Sep 2017 16:46 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) memastikan seluruh jaringan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) dan jaringen unit kerjanya saat ini judah kembali normal. Proses pemulihan akibat gangguan satelit Telkom 1 dipastikan sudah rampung.
"Terhitung sejak awal pekan ini, kami telah memulihkan seluruh jaringan yang terdampak skibat anomali satelit Telkom 1. Nasabah sudah data mengakses seluruh layanan perbankan BRI," ungkap Sekretaris Perusahaan BRI Hari Siaga dalam keterangan tertulis seperti dilansir Antara.
Layanan perbankan BRI menjadi salah satu yang terkena imbas anomali satelit Telkom pada Jumat (25/8) lalu. Sedikitnya ada 321 ATM dan 124 unit kerja BRI yang turut mengalami gangguan.
Akibat anomali tersebut, BRI melakukan migrasi jaringan ke satelit milil BRI, yaitu BRIsat. Selain itu, Hari juga menuturkan pihaknya telah menyiapkan sistem pendukung ke jaringan cadangan lainnya.
Dengan cara itu, Hari mengklaim pihaknya hanya membutuhkan waktu empat hari hingga seluruh jaringan unit kerja dan ATM BRI beroperasi normal.
Akibat kejadian tersebut, Hari mengungkapkan pihaknya tidak menderita kerugian. Hanya pelayanan perbankan kepada nasabah saja yang sempat terkendala.
"Selain itu (gangguan layanan), nasabah tidak perlu khawatir karena kejadian ini tidak mengganggu keamanan data nasabah," ucapnya.
"Terhitung sejak awal pekan ini, kami telah memulihkan seluruh jaringan yang terdampak skibat anomali satelit Telkom 1. Nasabah sudah data mengakses seluruh layanan perbankan BRI," ungkap Sekretaris Perusahaan BRI Hari Siaga dalam keterangan tertulis seperti dilansir Antara.
Layanan perbankan BRI menjadi salah satu yang terkena imbas anomali satelit Telkom pada Jumat (25/8) lalu. Sedikitnya ada 321 ATM dan 124 unit kerja BRI yang turut mengalami gangguan.
Akibat anomali tersebut, BRI melakukan migrasi jaringan ke satelit milil BRI, yaitu BRIsat. Selain itu, Hari juga menuturkan pihaknya telah menyiapkan sistem pendukung ke jaringan cadangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kejadian tersebut, Hari mengungkapkan pihaknya tidak menderita kerugian. Hanya pelayanan perbankan kepada nasabah saja yang sempat terkendala.
"Selain itu (gangguan layanan), nasabah tidak perlu khawatir karena kejadian ini tidak mengganggu keamanan data nasabah," ucapnya.
Lihat juga:Telkom Klaim Telah Pulihkan 66 Persen ATM |