PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengungkapkan lebih dari 75 persen ATM yang sempat lumpuh telah berhasil dipulihkan hari ini. Sebelumnya, sekitar 2 ribu ATM atau 13 persen dari 17.695 ATM bank berlogo pita emas ini mengalami gangguan sejak akhir pekan lalu.
"Dampak (gangguan satelit pada ATM) bagi kami hanya 13 persen dari total ATM. Sekarang, tinggal tiga persen (dari total ATM) yang belum dipindahkan ke jaringan lain," tutur Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Senin (28/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi, kami hanya perlu switching (mengalihkan) dan sedikit set (menata) ulang," kata Rohan.
Kemudian, sebanyak 105 kantor dari 115 kantor Unit Kerja Operasi yang memiliki masalah koneksi juga telah pulih berkat jaringan back-up 3G.
"Setiap titik layanan selalu ada dua koneksi, yaitu jaringan utama dan jaringan back-up. Jika jaringan utama tidak berfungsi, maka jaringan back-up mengambil alih," jelas Indra.
Ke depan, perusahaan akan mempercepat proses migrasi koneksi ATM ke jaringan utama, yaitu satelit BRIsat. Selain itu, perseroan juga akan memaksimalkan jaringan back-up sebagai cadangan jika jaringan utama mengalami gangguan. (bir)