Pemerintah Tawarkan Bank China Biayai Proyek Wisata Rp135 T

Agustiyanti, CNN Indonesia | Jumat, 06/10/2017 20:46 WIB
Pemerintah Tawarkan Bank China Biayai Proyek Wisata Rp135 T Pemerintah berencana mengajukan proposal kepada China Developlment Bank untuk membiayai proyek wisata terintegrasi di Bitung, Sulawesi senilai Rp135 Triliun. (CNN Indonesia/Lesthia Kertopati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengaku berencana mengajukan proposal kepada China Development Bank (CDB) guna membiayai proyek wisata terintegrasi di Bitung, Sulawesi Utara pada tahun depan. Nilai proyek tersebut mencapai US$10 miliar atau sekitar Rp135 triliun.

Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN Gatot Trihargo menuturkan, proyek tersebut tak hanya mencakup pengembangan objek wisata, tetapi juga kawasan real estate dan pembangunan infrastruktur, yakni pelabuhan, kereta api, dan bandara.

"Ini nanti akan kami ajukan proposalnya ke CDB tahun depan. Selain CDB, kami juga akan tawarkan ke investor lainnya," ujar Gatot kepada CNNINdonesia.com, Jumat (6/10).

Gatot menjelaskan, sebagian proyek tersebut awalnya adalah proyek infrastruktur yang ingin dibangun oleh pemerintah. Namun, pemerintah mengalami keterbatasan anggaran. Untuk itu, pembangunan kereta dan infrasturktur lainnya tersebut dipaketkan bersama dengan proyek industri pariwisata dan perhotelan, serta pembangunan infrastruktur lainnya.


"Nanti akan ada bandara internasional di bangun di sana, kemudian kereta yang menghubungkan Paal Beach di Bitung ke Menado," ungkap dia. 

Proyek tersebut, menurut dia, akan melibatkan sejumlah BUMN, mulai dari Angkasa Pura I, KAI, hingga PTPN XIV yang memiliki 40 ribu ha lahan di kawasan tersebut. Selain itu, ada pula Pelindo III terkait proyek pelabuhan dan PT PLN yang juga berencana membangun pembangkit di wilayah tersebut.

"HIN (Hotel Indonesia Natour) juga akan kami libatkan, semakin banyak semakin baik," jelas dia. 

Namun, yang pasti, menurut Gatot, saat ini paket investasi tersebut masih dimatangkan. Setelah itu, paket tersebut akan ditawarkan kepada CDB atau investor lainnya pada tahun depan.

Pemerintah mulai gencar menawarkan destinasi wisata kepada investor di dalam negeri maupun luar negeri sejak tahun ini. Adapun destinasi wisata yang ditawarkan, yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Tanjung Kelayang (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu & Kota Tua (DKI Jakarta), Borobudur (Jawa Tengah), dan Bromo-Tengger-Semeru (Jawa Timur) serta 2 kawasan pariwisata terpadu di Sumatera Barat yakni Mandeh dan Gunung Padang. (agi/agi)