Pemda DKI Siapkan Lahan untuk KA Semi Cepat Jakarta-Surabaya

Agustiyanti, CNN Indonesia | Kamis, 07/12/2017 01:22 WIB
Pemerintah DKI Jakarta mengaku sudah mempersiapkan yang dibutuhkan untuk pembangunan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang bakal dibangun mulai tahun depan. Pemerintah DKI Jakarta mengaku sudah mempersiapkan yang dibutuhkan untuk pembangunan kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang bakal dibangun mulai tahun depan. (Dok. Wikimedia/Andreateletrabajo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah DKI Jakarta mengaku sudah mempersiapkan lahan terkait rencana pembangunan transportasi kereta semi cepat Jakarta-Surabaya yang bakal dibangun mulai tahun depan.

"Kami sih siap. Kami punya banyak lahan," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Jakarta, Rabu (6/12).

Sandi mengaku, pihaknya akan terus mendorong mengalirnya investasi ke DKI Jakarta. Ia bahkan menargetkan, pada tahun depan, total investasi yang masuk ke Jakarta mencapai Rp100 triliun.

Dari target investasi Rp100 triliun tersebut, menurut Sandi, sebagian akan diarahkan untuk membiayai pembangunan infrastruktur transportasi di Jakarta. Selain itu, investasi juga akan diarahkan untuk pembangunan infrastruktur teknologi digital.


Investasi di teknologi digital, menurut Sandi, salah satu faktor yang penting untuk meningkatkan nilai kompetitif dan daya saing Jakarta di era ekonomi baru yang berbasis teknologi dan digital.

Ia mengaku, pihaknya saat ini juga sedang fokus untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk bisa memacu iklim usaha yang baik di Jakarta.

"Saya sampaikan bahwa kita fokus untuk membangun kesiapan itu melalui pendidikan yang lebih tuntas, berkualitas dan program pendekatan kita seperti 'OK-OCE' yang akan memastikan wirausaha - wirausaha itu bisa dipacu," terang dia.

Sandi juga menyatakan akan terus merangkul para pengusaha dan investor di Jakarta. Saat ini, pihaknya juga telah mempersiapkan kemudahan akses untuk meningkatkan permodalan, pendampingan, dan pelatihan dalam mempertahankan iklim usaha di Jakarta.

"Ya kita harus kerjasama, Pemerintah Daerah (Pemda) ga bisa kerja sendiri. Ya kita harus rangkul dunia usaha dan ini salah satu cara kita untuk rangkul dunia usaha." ucapnya. (dit/agi)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK