Analis Samuel Sekuritas Muhammad Al Fatih menilai, terdapat dua saham blue chip yang dapat mengangkat laju IHSG sepanjang pekan ini. Sebut saja, TLKM atawa PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan ASII alias PT Astra International Tbk.
"Cenderung menguat, karena kenaikan saham blue chip jelang akhir tahun," kata Al Fatih kepada CNNIndonesia.com, Senin (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, pola transaksi jangka pendek yang terjadi beberapa hari ini diklaim Al Fatih memberikan dampak positif pada pergerakan IHSG.
Terpantau, nilai tukar rupiah ditutup menguat tipis 0,03 persen pada Jumat (8/12) lalu, menjadi Rp13.550 per dolar Amerika Serikat (AS).
"Peluang kenaikan masih terlihat cukup besar ditunjang oleh data perekonomian yang menunjukan kondisi stabil," papar William dalam risetnya.
Dalam hal ini, Al Fatih memperkirakan, IHSG sepanjang pekan dapat bergerak dalam rentang support 5.950 dan resistance 6.100. Sementara, khusus hari ini, William meramalkan IHSG berada dalam rentang support 5.972 dan resistance 6.123.
Sebagai informasi, sepanjang pekan lalu IHSG melejit hingga 1,32 persen ke level 6.030 dari pekan sebelumnya yang anjlok di level 5.952. Sehingga, nilai kapitalisasi pasar ikut meningkat 1,32 persen menjadi Rp6.679 triliun.
Selanjutnya, bursa saham Wall Street tercatat menguat pada akhir pekan lalu. Dow Jones naik 0,49 persen, S&P500 dan Nasdaq Composite masing-masing tumbuh 0,55 persen dan 0,4 persen. (bir)