Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono bilang, pengaturan tersebut berdasarkan hasil pertemuan antara BPTJ, PT Railink, PT KAI (Persero), PT KA Commuter Indonesia (KCI), Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Korlantas, Bina Marga, Kecamatan Sudirman, dan beberapa pihak terkait lainnya.
“Masalah pengaturan lalu lintas menuju ke dan dari Stasiun KA Bandara Sudirman Baru (BNI City), baik bagi pengguna kendaraan maupun pejalan kaki, jadi fokus pembahasan agar dapat memberikan kenyamanan,” ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (11/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun, untuk Jalan Tanjung Karang hanya untuk pergerakan selatan ke utara. Sementara, untuk bawah Jalan Jenderal Sudirman hanya untuk pergerakan timur ke barat.
Selanjutnya, Jalan Talang Betutu menjadi satu arah dari timur ke barat. Kemudian, Jalan Plaju, Jalan Sungai Gerong, Jalan Kotabumi dan Jalan Martapura tetap dua arah.
Saat ini, Bambang mengatakan, berbagai pihak terus berkoordinasi untuk kesiapan pengoprasian kereta bandara ini.
"Segera akan ada pengaturan lalu lintas dan pergerakan orang di sekitar Stasiun Sudirman dan Sudirman Baru (BNI City). Hal ini untuk membiasakan agar nanti saat beroperasinya kereta bandara, para penumpang sudah tahu kemana harus bergerak," katanya.
Stasiun yang dilayani oleh KA bandara meliputi Manggarai, Sudirman Baru (BNI City), Duri, Batuceper, Bandara Soetta PP.
Namun, pada tahap awal operasional untuk naik turun penumpang, Railink baru melayani dari Stasiun Sudirman Baru dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta (PP) karena stasiun-stasiun yang lain sedang dalam proses pembangunan.
Fadhil menambahkan, penyesuaian jadwal ini dilakukan seiring dengan perubahan jumlah perjalanan KA Lintas Tangerang-Duri dari 90 perjalanan menjadi 80 perjalanan.
Untuk jadwal keberangkatan kereta pertama dari Stasiun Tangerang menuju Duri adalah pukul 04.55 WIB, sedangkan kereta pertama dari Stasiun Duri menuju Tangerang pukul 05.45 WIB.
KCI secara bertahap juga akan mengoperasikan rangkaian KRL yang lebih panjang, yakni dengan formasi 10 dan 12 kereta di lintas Tangerang-Duri (PP) untuk memaksimalkan kapasitas angkut.
Direktur Utama Railink Heru Kuswanto menyebut, terkait pengaturan arus kendaraan yang masuk ke Stasiun KA Bandara Sudirman Baru (BNI City), kendaraan bisa masuk dari Terowongan Jalan Kendal menuju area Stasiun KA Bandara Sudirman Baru.
"Ketika kendaraan masuk area Stasiun Sudirman Baru ada dua alternatif yang bisa dipilih oleh penumpang," katanya.
Pilihan pertama, yaitu ketika masuk pintu utama, kendaraan lurus hingga di area penurunan penumpang (drop off) di Lantai Dasar (at grade) untuk menurunkan penumpang, kemudian keluar dengan belok kanan menuju Jalan Martapura (tidak bisa belok kanan ke arah Jalan Talang Betutu).
Pilihan kedua, ketika kendaraan masuk pintu utama, maka kendaraan serong kiri masuk ramp naik Lantai 1, menurunkan penumpang di Lobi Timur dan Lobi Barat di Lantai 1 dan kendaraan bisa parkir di halaman parkir Timur dan Barat, lalu keluar melalui ramp turun di sisi barat, manuver putar balik ke arah Timur, keluar menuju Jalan Martapura. (bir)