Saat ini, BTMU mengempit sekitar 19,9 persen saham Bank Danamon usai kedua pihak menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat. BTMU sendiri membidik mengantongi 73,8 persen saham Bank Danamon yang dilakukan secara bertahap.
CEO BTMU for Asia & Oceania Takayoshi Futae bilang, manajemen terus berdiskusi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuju akuisisi tahap kedua jadi sebesar 40 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apabila akuisisi saham Bank Danamon sebesar 40 persen terealisasi, maka entitas dari The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd (MUFG) ini akan melakukan langkah selanjutnya untuk mencapai akuisisi hingga 73,8 persen.
Lebih detil aturan itu mengungkap, maksimal kepemilikan saham di bank sebesar 40 persen bagi lembaga keuangan, 30 persen pada perusahaan non-keuangan, dan 20 persen pada perorangan.
Sebagai informasi, BTMU akan membeli saham Bank Danamon sebesar 19,9 persen dengan harga Rp8.323 per saham. Selanjutnya, perusahaan akan kembali mngoleksi saham Bank Danamon sebesar 20,1 persen pada tahap kedua sebelum nantinya menggenggam 73,8 persen. (bir)