IHSG Diprediksi Terkoreksi karena Perdagangan Sepi

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Kamis, 29/03/2018 08:06 WIB
IHSG Diprediksi Terkoreksi karena Perdagangan Sepi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak sideways atau stagnan pada hari ini, Kamis (29/3), karena sepinya minat beli pelaku pasar. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak sideways atau stagnan pada hari ini, Kamis (29/3), karena sepinya minat beli pelaku pasar.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Christine Natasya mengungkapkan ketertarikan aksi beli pelaku pasar juga dipengaruhi oleh momentum jelang akhir libur panjang akhir pekan. Pada momen seperti ini, pelaku pasar umumnya jarang menengok pasar modal.

"Perdagangan menjadi sepi, jadi sentimennya jelek. Mungkin merah lagi untuk IHSG," ucap Christine kepada CNNIndonesia.com, Kamis (29/3).



Terlebih, pelaku pasar asing masih saja keluar dari pasar modal Indonesia hingga perdagangan kemarin. Tercatat, jual bersih (net sell) pelaku pasar asing di pasar reguler sebesar Rp562,4 miliar.

"Kemudian nilai tukar rupiah juga masih menjadi isu utama pelaku pasar," terang Christine.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan kemarin terpantau turun 22 poin atau 0,16 persen menjadi Rp13.764 per dolar Amerika Serikat (AS). Dengan kata lain, belum ada tanda-tanda pergerakan nilai tukar rupiah kembali menguat sejauh ini.

"Fundamental sebenarnya tidak apa-apa, tapi karena rupiah saja," imbuh Christine.

Namun begitu, ia meyakini koreksi yang terjadi pada IHSG pada hari ini bersifat terbatas karena penurunan IHSG yang sudah terlalu dalam. Kemarin saja, IHSG anjlok 1,1 persen ke level 6.140.

"Untuk support (hari ini) di level 6.080 dan resistance 6.210," jelas Christine.

Senada, analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menilai aksi jual pelaku pasar yang semakin meningkat akan berdampak negatif bagi laju IHSG.


"Meski diharapkan pelemahan dapat lebih terbatas namun, diperkirakan pelemahan masih dapat terjadi," kata Reza dalam risetnya.

Pelemahan IHSG juga dipengaruhi oleh pergerakan bursa saham Asia yang terkoreksi kemarin. Menurutnya, IHSG akan berada dalam rentang support 6.095-6.118 dan resistance 6.168-6.178. (lav/lav)