Tito Sulistio Pastikan Maju Lagi Jadi Bos BEI

Dinda Audriene Muthmainah , CNN Indonesia | Selasa, 03/04/2018 08:40 WIB
Tito Sulistio Pastikan Maju Lagi Jadi Bos BEI Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio akan kembali mencalonkan dirinya menjadi nakhoda BEI, bersaing dengan tiga calon tim kerja lainnya. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengaku akan kembali mencalonkan dirinya menjadi nakhoda BEI periode 2018-2022. Ia mengaku tengah mempersiapkan rencana kerja untuk tim yang telah disusunnya.

"Saya konsentrasi merapikan rencana kerja, seperti pada akhir pekan ini lagi persiapan untuk rencana kerja," ungkap Tito kepada CNNIndonesia.com, akhir pekan lalu.

Kendati begitu, ia masih belum bisa menjabarkan rencana kerja yang akan disusun bersama tim barunya tersebut. Dalam tim kerja baru Tito, ia juga membawa Alpino Kianjaya sebagai calon Direktur Pengawasan Transaksi dan kepatuhan.


"Saat ini Alpino sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa. Berpengalaman kerja lebih dari 20 tahun di pasar modal," terang Tito.


Kemudian, posisi calon Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa diisi oleh Erna Dewayani. Erna sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Pengembangan Investor pada 2017 dan sempat ditempatkan di Bursa Efek Surabaya sebagai Kepala Divisi Fixed Income.

"Lebih dari 24 tahun pengalaman meniti karir di Bursa Efek," jelas Tito.

Selanjutnya, beberapa nama lainnya yang masuk dalam tim kerja Tito, antara lain Edgar Ekaputra sebagai calon Direktur Penilaian Perusahaan dan Abdul Munim sebagai calon Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko.

Kemudian, Hasan Fawzi sebagai calon Direktur Pengembangan dan Chaeruddin Berlian sebagai calon Direktur Keuangan dan SDM. Menurut Tito, rata-rata nama yang masuk dalam tim kerjanya telah berkecimpung di dunia pasar modal lebih dari 20 tahun.

"Bismillah, mohon doanya," imbuh Tito.


Empat Calon Tim Kerja
Tito bukanlah satu-satunya yang membentuk tim kerja untuk menjadi calon direksi BEI. Berdasarkan informasi yang beredar, tim kerja Tito akan berkompetisi bersama tiga tim kerja lainnya yang juga bakal mencalonkan diri menjadi direksi BEI untuk lima tahun mendatang.

Tim itu salah satunya terdiri dari Boyke Wibowo Mukiyat sebagai calon Direktur Utama. Tim ini akan beranggotakan Ignatius Girindro Sri Nirbito, Jeffry Wikarsa, Mas Mokhamad Sudarmaji, Kristian Sihar Manullang, Poltak Hotradero, dan Susi Meilina.

Selain itu, tim kerja lainnya, yaitu Inarno Jayadi, Anita, Andy Salah, Johannes Liaw, Zaki Mubarak, John Tambunan, dan Justisia Tambunan.

Tim terakhir diketuai oleh Laksono Widodo, di mana anggotanya terdiri dari Rudy Utomo, Nyoman, Fithri Hadi, Risa Guntoro, Arisandhi Indrodwisatio, dan Adrian Rusmana.


CNNIndonesia.com mencoba untuk mengkonfirmasi kabar yang beredar kepada beberapa pihak seperti Laksono dan Susi, tetapi keduanya enggan mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut.

"Tidak mau komentar," ucap Laksono.

Senada, Susi tak membenarkan namun juga tak membantah kabar tersebut. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT MNC Sekuritas.

"Kalau soal ini tanya sama calon Direktur Utama saja ya," pungkas Susi singkat. (agi/agi)