Prediksi Pertumbuhan Ekonomi oleh ADB Topang Laju IHSG

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Kamis, 12/04/2018 07:59 WIB
Prediksi Pertumbuhan Ekonomi oleh ADB Topang Laju IHSG Pialang memperhatikan papan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatannya pada hari ini, Kamis (12/4), ditopang oleh pernyataan Bank Pembangunan Asia (Asia Development Bank/ADB) terkait prediksi ekonomi Indonesia yang akan mencapai 5,3 persen pada 2018 dan 2019.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada menjelaskan hal itu akan menjaring aksi beli oleh para pelaku pasar, sehingga membuat IHSG bertahan di zona hijau.

Tak hanya itu, sentimen positif lainnya datang dari dalam negeri berupa pembentukan holding minyak dan gas (migas) yang sudah diresmikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).



"Masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri juga diharapkan dapat membantu bertahannya IHSG di zona positifnya," ungkap Reza dalam risetnya.

Dengan begitu, ia memprediksi IHSG bergerak dalam rentang support 6.319-6.325 dan resistance 6.385-6.407.

Kendati cukup optimis dengan pergerakan IHSG, Reza berharap pelaku pasar tak melakukan aksi ambil untung (profit taking) untuk memanfaatkan penguatan IHSG dalam tiga hari terakhir.

"Harapan berikutnya, penguatan dapat kembali berlanjut dan tetap waspada terhadap sentimen-sentimen yang dapat menahan kenaikan IHSG," papar Reza.


Di sisi lain, analis KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko menilai IHSG rentan tertekan karena laju indeks mulai masuk dalam area jenuh beli (overbought).

"Kondisi ini rawan profit taking atau kembalinya momentum negatif," kata Yuganur.

Namun, kondisi ini juga bisa dimanfaatkan pelaku pasar untuk berburu saham di harga rendah terhadap saham berkapitalisasi besar (big capitalization/big cap) dan lapis saham kedua (second liner).

Pada perdagangan kemarin, IHSG menguat tipis 0,55 persen ke level 6.360. Kemudian, dana asing yang masuk melalui pasar reguler sebesar Rp3,03 miliar.

(lav/lav)