Bursa Regional Diprediksi Bikin IHSG Bertahan di Zona Hijau

Dinda Audriene Muthmainah, CNN Indonesia | Selasa, 10/04/2018 08:03 WIB
Bursa Regional Diprediksi Bikin IHSG Bertahan di Zona Hijau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini, Selasa (10/4), sejalan dengan pergerakan indeks regional. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa).
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini, Selasa (10/4), sejalan dengan pergerakan sejumlah indeks bursa saham regional.

Pada perdagangan kemarin, Senin (9/4), indeks bursa saham regional terpantau ditutup menguat. indeks Nikkei225 di Jepang naik 0,51 persen, indeks Kospi di Korsel naik 0,6 persen, dan indeks Hang Seng di Hong Kong naik 1,29 persen.

"IHSG diharapkan dapat bertahan positif dengan memanfaatkan penguatan pada sejumlah indeks bursa saham regional," terang analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada dalam risetnya.


Selain itu, pelaku pasar juga terlihat kembali melakukan aksi beli terhadap saham berkapitalisasi besar (big capitalization/big cap). Kondisi ini akan menambah sentimen positif bagi pasar modal dalam negeri.

"Namun demikian, tetap waspadai masih adanya aksi profit taking yang dapat menahan potensi kenaikan lanjutan IHSG," papar Reza.


Untuk hari ini, ia memprediksi IHSG bergerak dalam rentang support 6.215-6.226 dan resistance 6.266-6.285.

Berbanding terbalik, analis Artha Sekuritas Frederik Rasali mengatakan laju IHSG masih akan bergantung terhadap kondisi eksternal, berupa perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China.

"Kami melihat masih ada risiko dari tensi perang dagang," ucap Frederik melalui risetnya.

Dari dalam negeri, pelaku pasar akan fokus pada rilis data Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) yang dirilis oleh Bank Indonesia (BI) hari ini. Menurut Frederik, IHSG hanya akan bergerak dalam rentang support 6.159 dan resistance 6.286.

Pada perdagangan kemarin IHSG melonjak 1,15 persen ke level 6.246. Sementara itu, jumlah dana asing yang keluar dari Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pasar reguler sebesar Rp39,14 miliar.

(lav/lav)