Jokowi Instruksikan Bangun 1,5 Juta Rumah ASN, TNI, dan Polri

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Senin, 16/04/2018 22:14 WIB
Jokowi Instruksikan Bangun 1,5 Juta Rumah ASN, TNI, dan Polri Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kementerian PUPR mempercepat penyediaan lebih dari 1,5 juta rumah layak bagi ASN, TNI, dan Polri. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono tahun ini mempercepat penyediaan lebih dari 1,5 juta rumah layak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.

"Saya juga minta diperhatikan penyediaan perumahan yang layak bagi ASN, TNI, dan Polri," ujar Jokowi dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Senin (16/4).
Ia menyatakan berdasarkan laporan yang diterima sekitar 945 ribu ASN, 275 ribu anggota TNI, dan 360 ribu anggota Polri masih belum memiliki rumah layak.

Demi merealisasikan hal itu, Jokowi turut mengundang Ketua Dewan Komisioner OJK, Dirut Bank-bank BUMN, Dirut Bank DKI, Dirut Bank Jabar, Asabri, dan Taspen dalam rapat terbatas.
"Ini untuk membicarakan terobosan dari sisi pembiayaan terutama memanfaatkan anggaran non-pemerintah sehingga ada tambahan alternatif," tuturnya.


Percepatan pembangunan diperlukan guna memenuhi kebutuhan pokok ASN, TNI, dan Polri sehingga bisa mendorong dan menyemangati mereka dalam bekerja serta membantu pertumbuhan ekonomi negara.

Pada 2016, Badan Anggaran DPR bersama Kementerian Keuangan menyetujui menganggarkan Rp390,1 miliar untuk membangun rumah TNI/Polri. Anggaran dialokasikan Kementerian PUPR dengan pembagian Rp245,85 untuk Kementerian Pertahanan (TNI) dan Rp144,25 miliar untuk Polri.
(lav/lav)