KAI Tunggu Izin Kemenhub Korting Tarif Kereta Sleeper Class

Yuli Yanna Fauzie, CNN Indonesia | Kamis, 07/06/2018 19:49 WIB
KAI Tunggu Izin Kemenhub Korting Tarif Kereta Sleeper Class PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana memberikan potongan harga pada tarif kereta sleeper class. Diskon diberikan bagi penumpang mudik Lebaran 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana memberikan potongan harga pada tarif kereta dengan fasilitas tempat tidur (sleeper class). Diskon akan diberikan bagi penumpang mudik Lebaran 2018.

Saat ini, estimasi tarif tiket sleeper class yang dioperasikan oleh anak usaha KAI, yaitu PT Kereta Api Pariwisata, dibanderol seharga Rp1 juta per penumpang.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan diskon tersebut diberikan sebagai bentuk promosi atas peluncuran sleeper class. Namun, Edi belum bisa memberi angka pasti berapa tarif tiket setelah didiskon nanti.



"Tarifnya belum diputuskan, kemarin kurang lebih Rp1 juta per penumpang. Tapi di percobaan ini, saya mau kasih harga yang jauh lebih murah," ujarnya di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (7/6).

Ia bilang diskon tarif itu baru akan diumumkan bila KAI telah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar dapat mengoperasikan kereta sleeper class pada momen libur Lebaran ini, mulai 11-25 Juni 2018.

"Kalau nanti memang keluar izinnya tanggal 10 Juni, kami akan langsung jual tanggal itu juga. Ekspektasi saya tetap tanggal 11 Juni ini sudah bisa dioperasikan," katanya.

Untuk rute, Edi bilang, kereta sleeper class akan diujicobakan pada rangkaian kereta eksekutif Bromo Anggrek dari Stasiun Gambir ke Stasiun Surabaya dan kereta eksekutif Gajayana dari Stasiun Gambir ke Stasiun Malang.


"Ini memang untuk rute yang jauh. Nanti pertimbangan ke depan, akan ada untuk menuju Yogyakarta atau Solo. Kami coba melihat minat yang ada," terang dia.

Tingkat keterisian (okupansi), Edi yakin kereta sleeper class ini akan penuh lantaran jumlah kursi yang ditawarkan hanya sekitar 18 kursi yang terbagi atas tiga gerbong.

Selain itu, fasilitas yang memadai juga akan membuat penumpang tertarik, mulai dari tidur dengan nyaman sampai tujuan, TV, musik, internet, selimut, makanan dan minum, serta toilet eksklusif. (bir)