Laju inflasi bulanan Juni 2018 lebih tinggi dibandingkan Mei 2018 sebesar 0,37 persen. Namun, masih lebih rendah ketimbang Juni tahun lalu yang sebesar 0,69 persen.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan realisasi inflasi Juni cukup menggembirakan. Karena, angkanya lebih rendah ketimbang periode yang sama tahun lalu. Padahal, keduanya memasukkan faktor Lebaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan angka yang menggembirakan dan kami berikan apresiasi pemerintah dan BI yang bekerja keras dengan pengendalian harga," ujar Ketjuk, sapaan akrab Suhariyanto, di kantor BPS, Senin (2/7).
Kemudian, ayam ras dengan kenaikan 0,03. Sementara, kacang panjang, bawang merah, dan pete yang jika digabungkan menyumbang inflasi 0,01 persen.
" Ada beberapa komoditas pangan yang mengalami penurunan harga, di antaranya telur ayam ras, cabai merah, beras, dan bawang putih," jelasnya.
Lihat juga:Awali Pekan Ini, IHSG Berpeluang Menguat |
Selain itu, kelompok rokok, rokok kretek filter juga menyumbang inflasi 0,01 persen.
Kenaikan sewa rumah juga memberikan andil inflasi 0,02 persen, dengan kenaikan tertinggi terjadi di Jakarta dan Jayapura. (bir)