Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengestimasi tingkat inflasi hingga pekan keempat Juli sebesar 0,25 persen. Angka itu terbilang turun dibandingkan dengan inflasi pada Juni 2018 sebesar 0,29 persen.
Namun, estimasi itu justru naik jika dibandingkan dengan survei BI pada pekan awal Juli, di mana inflasi tercatat 0,13 persen. Kemudian, pekan kedua Juli naik menjadi 0,23 persen dan pekan ketiga sama seperti pekan keempat, yakni 0,25 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Mirza, telur ayam menyumbang inflasi sebesar 14 persen, daging ayam ras sebesar 6,9 persen, dan cabai rawit sebesar 19 persen. Sementara, sumbangan inflasi komoditas lainnya turun.
Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan pihaknya tengah menyoroti ketersediaan dan distribusi dalam menjaga kestabilan harga pangan.
Hal itu dilakukan seiring target BI untuk menjaga inflasi rendah dalam jangka panjang. BI menargetkan inflasi berada di level tiga persen plus minus satu persen pada 2020 dan 2021. (agi)