OJK Sebut Ekonomi Global Jadi Biang Keladi Pelemahan IHSG

SAH, CNN Indonesia | Rabu, 01/08/2018 12:42 WIB
OJK Sebut Ekonomi Global Jadi Biang Keladi Pelemahan IHSG Dewan Ketua Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. (CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari).
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut faktor ekonomi global menjadi penyebab utama pelamahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kuartal II 2018.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyampaikan kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika The Federal Reserve (The Fed) dan isu perang dagang berpengaruh terhadap kinerja pasar keuangan domestik.

"IHSG sampai dengan akhir kuartal II secara umum mengalami pelemahan yang diiringi dengan aksi jual nonresiden," terang Wimboh di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (31/7).



Kendati begitu, Wimboh meyakinkan kinerja pasar modal dan lembaga keuangan masih dalam kondisi stabil, meski diterpa isu eksternal soal perang dagang dan penyesuaian suku bunga The Fed.

Sampai Juni 2018, Wimboh menyebutkan penghimpunan dana di pasar modal tercatat mencapai Rp108 triliun. Kemudian emiten baru yang melantai di pasar modal pada Juni tercatat mencapai 31 perusahaan.

"Emiten baru tercatat sebanyak 31 perusahaan yang jauh lebih besar dibanding posisi Januari-Mei 2018 sebesar 18 perusahaan," terang dia.

Wimboh mengatakan OJK bakal terus memantau dinamika perekonomian global dan dampaknya terhadap likuiditas pasar keuangan dan kinerja sektor jasa keuangan nasional.


"OJK akan mengambil policy measures yang tepat dalam hal tekanan di pasar keuangan terus berlanjut," terang dia.

Pihaknya juga bakal mengupayakan penguatan ketahanan pasar keuangan domestik dengan upaya pendalaman pasar keuangan dari sisi permintaan dan penawaran serta penguatan infrastruktur pasar. (lav/lav)