FOTO: Pelemahan Rupiah Bikin Konsumen Deg-degan 'Jajan'

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 10/09/2018 12:28 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dikhawatirkan berdampak pada kenaikan harga sejumlah produk yang bahan bakunya masih diimpor.

Pelemahan nilai tukar rupiah mulai membuat pengusaha tempe di Jakarta 'menjerit' karena harga bahan baku, kedelai yang naik. Meski demikian, mereka hingga kini belum menaikkan harga. (CNN Indonesia/ Hesti Rika).
Produsen mie mengaku terkena imbas pelemahan nilai tukar. Harga tepung terigu sebagai bahan baku pembuatan mie naik sekitar 6,4 persen menjadi Rp5.320 per kilogramnya. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Selain pelemahan rupiah, kenaikan pajak juga akan mengerek harga sabun, sampo, dan kosmetik impor. Selisih harganya dengan produk lokal diperkirakan bisa mencapai 15 persen. (CNNIndonesia/Puput Tripeni Juniman).
Bahan baku industri farmasi yang sebagian besar masih diimpor berpotensi mengerek harga obat-obatan. Sebagian vaksin kini juga masih diimpor dan berpeluang mengalami kenaikan harga. (CNNIndonesia).
Kenaikan harga juga kemungkinan terjadi pada sejumlah produk tekstil yang bahan bakunya masih impor. Selain pelemahan rupiah, sejumlah produk tekstik juga mengalami kenaikan pajak impor. (CNN Indonesia/Dinda Audriene).
Mayoritas barang elektronik yang masih diimpor juga berpotensi mengalami kenaikan harga. Selain karena pelemahan rupiah, kenaikan pajak impor beberapa jenis barang juga berpotensi mengerek harga. (CNNIndonesia).
Nilai tukar rupiah yang sempat mencapai Rp14.900 per dolar AS membuat harga barang elektronik di Pusat Elektronik Glodok naik10 hingga 20 persen. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Pelemahan rupiah dan kenaikan pajak impor berpotensi membuat harga ponsel makin mahal. Meski demikian, sejumlah pedagang mengaku belum berencana menaikkan harga. (CNNIndonesi/Hesti Rika).