"Kami senang telah menyelesaikan proses yang diperlukan dalam mendapatkan pinjaman ini," kata Direktur pengelola dana tersebut, Yasir al-Rumayyan seperti dikutip dari AFP, Senin (17/9).
PIF sebelumnya berupaya untuk mencari dana miliaran dolar AS melalui penawaran saham perdana (IPO) Saudi Aramco untuk mendanai proyek dan berusaha mengurangi ketergantungan Arab pada minyak. Tapi, upaya tersebut tidak sesuai dengan harapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PIF mengatakan di bawah inisiatif investasi masa depan yang diluncurkan Oktober 2017 lalu, mereka ingin meningkatkan aset mereka yang saat ini diperkirakan US$230 miliar bisa ditingkatkan menjadi US$400 miliar pada 2020 mendatang.
Saat ini sebagian besar aset mereka masih berbentuk saham di sejumlah perusahaan seperti SABIC salah satu perusahaan terbesar di Arab Saudi. Dana juga secara agresif diinvestasikan di perusahaan pariwisata ruang angkasa Inggris Virgin Galactic.
Sejak 2016 PIF juga telah berkomitmen untuk menginvestasikan dana sebesar US$95 miliar di perusahaan mobil listrik Tesla.