Menhub Ajak Swasta Kembangkan MRT Sampai ke Tangsel

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 19/09/2018 08:05 WIB
Menhub Ajak Swasta Kembangkan MRT Sampai ke Tangsel Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajak pihak swasta untuk berinvestasi mengembangkan moda MRT Jakarta sampai ke Tangerang Selatan. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan mengajak pihak swasta untuk berinvestasi mengembangkan jalur moda Mass Rapid Transportation (MRT) Jakarta sampai ke Tangerang Selatan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan rute MRT tidak akan berhenti di jalur Bundaran Hotel Indonesia - Lebak Bulus. Saat ini, MRT tengah dikaji untuk diperpanjang ke jurusan lain di Kota Tangerang Selatan, seperti Pamulang dan kawasan Bumi Serpong Damai (BSD)

"Kalau mesti jujur (rute MRT diteruskan) ke BSD terus ke selatan lebih prospektif dan yang penting siapa yang mau duitin. Kami ingin bagaimana swasta itu keluar uang untuk bangun MRT tersebut," ujar Budi usai menghadiri The 2nd Indonesia Energy Efficiency and Conservation Conference & Exhibition (IEECCE) 2018 Global Energy Transformation di Balai Kartini, Selasa (18/9).


Keterlibatan swasta, lanjut Budi, diperlukan. Pasalnya, anggaran pemerintah terbatas. Sementara, penyediaan sarana transportasi massal merupakan suatu keharusan. Terlebih, pemerintah menginginkan semakin banyak masyarakat yang beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Pekan depan, Budi akan bertemu dengan sejumlah pengembang dan ahli tata kota untuk mendiskusikan rencana pengembangan sistem transportasi di Indonesia ke depan, termasuk di dalamnya pengembangan jalur MRT.

"Semakin banyak swasta yang masuk dalam investasi ini lebih bagus dan apa yang dilakukan oleh beberapa pengembang juga bagus, tinggal mengkaji bagaimana pendanaannya," tandasnya.


Proyek MRT fase I koridor Bundaran HI - Lebak Bulus telah rampung lebih dari 90 persen dan akan beroperasi pada Maret 2019.

Sementara, peletakan batu pertama untuk proyek MRT fase II koridor Bundaran HI- Kampung Bandan rencananya dilakukan pada Desember 2018 mendatang.


(sfr/bir)